Tanaman herbal ternyata juga dapat digunakan sebagai jamu atau obat untuk menghilangkan rasa nyeri, bengkak yang diakibatkan dari gejala asam urat serta menurunkan kadar asam urat. Berikut beberapa tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat untuk dibuat jamu asam urat :
1. Sambiloto
Sambiloto merupakan tanaman asli India. Biasanya, tanaman ini tumbuh liar di ladang atau di-tempat-tempat terbuka lainnya. Tanaman herbal sambiloto ini dikenal sebagai tanaman herbal si raja pahit, karena rasa dari daun atau yang telah menjadi olahan jamu memiliki rasa yang cukup pahit di lidah. Tanaman herbal sambiloto ini juga dapat digunakan sebagai herbal untuk menghilangkan rasa nyeri, antiradang, analgesik dan sebagai penawar racun.
2. Temulawak
Tanaman temulawak merupakan tanamn herbal tena menahun, berbatang semu, dan memiliki tinggi tanaman hanya bisa mencapai 2-2,5 meter. Temulawak juga dapat dijadikan sebagai obat herbal alami yang berfungsi sebagai anti radang yang diperoleh dari kandungan kurkuminoidnya.
3. Komfrey
Komfrey atau yang dikenal dengan sebuatan nama kompri, gompri, atau kompering. Komfrey berkhasiat sebagai antiradang dan antirematik. Tanaman ini digunakan untuk mengobati rematik, gout atau asam urat, memar, dan bengkak akibat tulang patah atau fraktur.
4. Sidaguri
Tanaman herbal yang sudah lama dikenal masyarakat Indonesia khususnya mereka yang tinggal di daerah pedesaan banyak memanfaatkan daun sidaguri sebagai salah satu bahan herbal untuk mengobati sakit rematik atau asam urat dan nyeri sendi.
5. Tempuyung
Tanaman herbal yang mengandung senyawa kimia seperti alfalaktuserol, beta-laktuserol, manitol, inositol, siliki, kalium, flavonoid dan taraksasterol. Manfaat dari tempuyung ini cukup beragam sebagai obat untuk meluruhkan kecing 9diuretik), menghancurkan batu (litotriptik), menghilangkan rasa panas dan racun, serta menghilangkan bengkak. Tempuyung digunakan untuk mengobati rematik gout yang diakibatkan kadar asam urat darah tinggi (hiperurisemia) dan batu ginjal.
6. Mahkota dewa
Mahkota dewa merupakan tanaman perdu yang memiliki banyak cabang dan tinggi pohonnya, buah mahkota dewa berwarna merah. Mahkota dewa mengandung alkaloid, saponin, flavonoid dan polifenol tertutama di bagian daunnya. Mahkota dewa memiliki khasiat sebagai anti histamin atau penangkal alergi.

Pada manusia,