Jamu Asam Urat Tradisional

Pada manusia, asam urat adalah produk akhir metabolisme purin. Purin (adenine dan guanine) merupakan konstituen asa, nukleat. Di dalam tubuh, perputaran purin terjadi secara terys menerus seiring dengan sintesis dan penguraian RNA dan DNA, sehingga walaupun tidak ada asupan purin, tetap terbentuk asam urat dalam jumlah yang subtansial. Asam urat disintesis terutama dalam hati, dalam waktu reaksi yang dikatalisis oleh enzim xantin oksidase. Penyakit asam urat kemudian mengalir melalui darah ke ginjal, tempat zat ini difiltrasi, direabsorpsi sebagian, dan diekskresi sebagians ebelum akhirnya diekskresikan melalui urine. Pada diet rendah purin, dapat dilakukan dengan mengonsumsi jamu asam urat tradisional. Dan ekskresi harian adalah sekitar 0.5 g pada diet normal, ekskresinya adalah sekitar 1 g per hari. Daging,leguminosa (tumbuhan polong) dan ragi merupakan makanan yang banyak mengandung purin.

Banyak jamu-jamuan dan ramuan herba telah digunakan selama berabad-abad untuk memperbaiki regulasi asam urat darah dan menghilangkan efek samping (komplikasi) asam urat. Alkaloidklosisin yang diisolasi daro crosus (meadow saffron), misalnya telah digunakan dalam pengobatan konvensional penyakit asam urat sejak tahun 1763 untuk mengontrol asam urat. Buah cerry dan daun seledry adalah jamu asam urat tradisional yang paling dikenal untuk mengatasi masalah asam urat.

Tanaman obat asli Indonesia (OAiI) atau jamu asam urat tradisional yang mempunyai indikasi kuat untuk mengatasi asam urat yang telah melalui pengujian klinis juga tersedia. Antara lain:

  1. Tempuyung, sow thistle
    Daun tempuyung yang dikenal sebagai penghancur batu ginjal, mengandung senyawa flavonoida apigenin-7-O0 glukosida yang berfungsi menghambat kerja enzim ksantin oksidase, sehingga dapat digunakan utnuk mengatasi asam urat. Juga mengandung mineral kalium sebagai diuretika ringan. Seduhan daun tempuyung segara terasa pahit, berkhasiat sebagai penghambat produksi asam urat, penghancur batu urat dan membuangnya dari ginjal. Namun, herba ini tidak disarankan bagi mereka yang mengalami gangguan ginjal. Karena itu sebaiknya berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter Anda.
    Rebus 15 gr daun tempuyung segar dengan 3 gelas air sampai tersisa menjadi 1 gelas. Saring dan minum 2 kali  sehari, masing-masing setengah gelas.
  2. Meniran
    Mengandung flavonoid kuesetin dan glikosida flavonoid yang efektif menghambat produksi asam urat selain kaya garam kalium yang bekerja sebagai diuretika.
    Rebus 30 g daun meniran atau 15 g daun meniran kering dalam 3 gelas air, sampai tersisa 1 gelas. Saring minum satu kali/hari.
  3. Daun sendok
    Biji dan daunnya mengandung flavonoid apegin dan akubin, serta mineral kalium yang efektif sebagai obat antiasam urat. Rebus daun sendok –segar 15g atau kering 10 g-dalam 3 gelas air, sampai tersisa 1 gelas. mInum sekaligus dipagi hari ketika perut kosong.
  4. Sambiloto
    Mengandung flavonoid apigenin, mineral kaliummdan zat pahim senyawa laktone andrografolid sebbagai antiradang dan analgesic. Pilih daun sambiloto segar berukuran sedang sebanayk 15 helai atau bila terbentuk kering 10 g, seduh dalam secangkir air mendidih, tutup, diamkan kurang lebih 10 menit, saring dan minum sekaligus.

=====================================

>>> Obat Herbal Asam Urat Untuk Membantu Meredakan Pegal Linu, Nyeri Sendi Dan Membantu Menurunkan Kadar Asam Urat, Klik Detail Disni!
=====================================


This entry was posted in Jamu Asam Urat and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *